Janji Manusia KepadaTuhannya

 0
Janji Manusia KepadaTuhannyaby Abu Ilmiaon.Janji Manusia KepadaTuhannyaSeluruh manusia pernah berjanji kepada Allah soal tauhid bahwa hanya Allah Tuhan semesta alam. Janji tersebut menjadikan setiap orang memiliki potensi dasar berupa fitrah yang kelak pasti akan dimintai komitmen dan pertanggungjawaban oleh-Nya. Akan tetatpi karena lemahnya komitmen manusia pada ketauhidan Allah, seiring dengan begitu besarnya cobaan dan godaan kehidupan dunia  menjadikan sebagian besar manusia […]
20130915_183204

Tampak suasana kajian kelembagaan Ahad malam di Masjid Ummul Qurro PPHD dengan pemateri Ust. Drs. Tasryf Amin, M.Pd.I (15/9/13)

Seluruh manusia pernah berjanji kepada Allah soal tauhid bahwa hanya Allah Tuhan semesta alam. Janji tersebut menjadikan setiap orang memiliki potensi dasar berupa fitrah yang kelak pasti akan dimintai komitmen dan pertanggungjawaban oleh-Nya.

Akan tetatpi karena lemahnya komitmen manusia pada ketauhidan Allah, seiring dengan begitu besarnya cobaan dan godaan kehidupan dunia  menjadikan sebagian besar manusia ingkar terhadap kebenaran Islam.

Apatahlagi secara empiris kemampuan umat Islam dalam menggali secara sistemik dan mendalam ajaran Islam ini menjadikan umat ini kian tertatih-tatih dalam menghadapi gempuran peradaban Barat. Akhirnya tidak sedikit orang Islam yang tidak percaya diri dengan ke-Islam-annya.

Itulah mengapa Allah memerintahkan umat Islam untuk membaca dengan nama Allah. Sebuah perintah yang mengharuskan umat Islam tampil sebagai umat yg cerdas dan takwa.

Cerdas berarti senantiasa berorientasi akhirat, sehingga setiap potensinya dikerahkan untuk berkontribusi pada Islam. Sedangkan takwa berarti senantiasa takut kepada Allah SWT.

Hidayatullah hadir adalah dalam rangka menyemai generasi muda yang mau tampil kegelanggang menyeru umat ini pada kesucian fitrah manusia menuju pada kemenangan dan kejayaan peradaban Islam. Yakni peradaban mulia yang menebarkan rahmat bagi semesta alam.

Semua itu hanya bisa dibangun manakala umat Islam menyadari eksistensi dirinya sebagai hamba yang harus total tunduk kepada Allah SWT sebagaimana janji yang dahulu pernah diikrarkannya di hadapan Allah SWT.

Demikianlah kesimpulan dari taushiyah yang disampaikan oleh Ust. Drs. Tasryf Amin, M.Pd.I dalam kajian kelembagaan di Masjid Ummul Qurro PPHD usai sholat Maghrib berjama’ah, Ahad, 15 September 2013..

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply