Seminar Al Qur’an Metode Ummi

 0
Seminar Al Qur’an Metode Ummiby Redaksi Hidayatullahdepok.orgon.Seminar Al Qur’an Metode UmmiMenjadi haamilatul Qur’an, that’s my ideal. Bukan sekadar qaari’ul Qur’an, bukan haafizhul Qur’an, bukan sekadar faahimul Qur’an, juga bukan sekadar muta’alim dan mu’allimul Qur’an. Tapi lebih dari itu, menjadi orang yang membawa Al Qur’an dalam dadanya, dalam segala tutur kata, sikap, tindak tanduk, keseharian dan pemikirannya. Untuk meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia) dan standarisasi […]

ummiMenjadi haamilatul Qur’an, that’s my ideal. Bukan sekadar qaari’ul Qur’an, bukan haafizhul Qur’an, bukan sekadar faahimul Qur’an, juga bukan sekadar muta’alim dan mu’allimul Qur’an. Tapi lebih dari itu, menjadi orang yang membawa Al Qur’an dalam dadanya, dalam segala tutur kata, sikap, tindak tanduk, keseharian dan pemikirannya.

Untuk meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia) dan standarisasi guru Al Quran SD Integral Hidayatullah menyelengarakan Pembinaan guru pada Minggu 22 Desember 2013 bertempat di Pusdiklat. Dengan mengunakan metode “ummi”, bersama ustadz Nur Irwansyah, M.Pd, selaku ketua Ummi Depok.

Zahratun Nadhah salah Guru SD disekolah tersebut yang telah mendapat akreditasi “A” merasa bersukur karena telah lulus melalui tahap pembinaan guru Al quran metode ummi. “ Alhamdulillah, berhasil lulus sertifikasi Guru Al Qur’an Metode Ummi”. Sertifikat sudah didapat, bukan berarti belajar Al Qur’an lantas tamat, ungkapnya.

Belajar Al Qur’an bukan hanya tentang persoalan membaca Al Qur’an dengan baik dan benar, juga bukan hanya tentang mengajarkan Al Qur’an dengan baik dan benar, tetapi belajar Al Qur’an mencakup bagaimana membaca, memahami, mengamalkan dan mengajarkan Al Qur’an dengan baik dan benar, tambah Ola biasa disapa. Yang terpenting adalah interaksi dan internalisasi alquran dalam kehidupan sehari-hari.

 

Teks : Zahratun Nadhah
Editor : Muh. Khumaini

 

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply