Silaturahmi Hidayatullah Bengkulu

 0
Silaturahmi Hidayatullah Bengkuluby Redaksi Hidayatullahdepok.orgon.Silaturahmi Hidayatullah BengkuluHidayatullahdepok.org Sabtu 29 Maret 2014. Yayasan Pesantren Hidayatullah Depok, mendapat junkungan tamu dari Hidayatullah Bengkulu untuk mengadakan studi banding. Pada kunjungan ini, ketua rombongan, Ust Nurdin dalam sambutannya memaparkan, maksud dan tujuan silturrahmi, adalah untuk menambah ilmu, wawasan dan sekaligus sharing pengalaman. Dalam silaturrahmi ini yang terpenting adalah ingin mendapatkan taujih dan pengalaman dari ustaz-ustaz […]

1975211_10200685898388655_1045538101_nHidayatullahdepok.org Sabtu 29 Maret 2014. Yayasan Pesantren Hidayatullah Depok, mendapat junkungan tamu dari Hidayatullah Bengkulu untuk mengadakan studi banding. Pada kunjungan ini, ketua rombongan, Ust Nurdin dalam sambutannya memaparkan, maksud dan tujuan silturrahmi, adalah untuk menambah ilmu, wawasan dan sekaligus sharing pengalaman.

Dalam silaturrahmi ini yang terpenting adalah ingin mendapatkan taujih dan pengalaman dari ustaz-ustaz senior guna meningkatkan kualitas kerja dan semangat perjuangan di lembaga ini.

Rombongan Hidayatullah bengkulu ini diikuti oleh unsur yayasan, pendidikan dari tingkat SMP-SMA sebanyak 28 orang. Acara silaturrahmi diisi menjadi dua sesi. Sesi pertama disampaikan oleh Ust Abdul Muhaimin dan sesi kedua Oleh ust. Abu ‘Ala Abdullah.

Dalam pemaparannya, ust Muhaimin menekankan, bahwa ‘jabatan’ di Hidayatullah bukanlah menjadi tujuan. oleh karena itu pentingnya menata niat ketika ‘berjuang’ melalui lembaga ini, paparnya.

Apapun posisinya dan jabatannya hendaklah menjadi wasilah mengahantarkan kebaikan dunia akhirat, tambahnya.

Sementara Ust. Abu mejelaskan sekaligus menegaskan kembali mainstrem Hidayatullah, yaitu ” Tarbiyah dan Dakwah”. Oleh Karena itu semua kader (Dai, guru, ust, pengusaha dll.) harus dapat mengambil peran sebagai penggerak lemba ini. Ujarnya

Sejurus kemudian Sekjen Pimpinan Pusat Hidayatullah juga menjelaskan bagaimana seharusnya profil seorang guru ideal, yang pertama adalah ada pada ‘ruhnya’ (Tauhidullah, dan keikhlasan). Profil yg kedua adalah ‘akhlaq mulia’ dan yg ketiga adalah menjaga syari’ah. keempat, ibadah (sholat jamaah, sholat lail, tilawah, zikir dll). kelima, bahwa guru itu adalah dai (penyampai kebenaran dan siap untuk dibenarkan), dan yg terakhir adalah membentuk lingkungan Islami, dimulai dari diri sendiri dan keluaraga.

Teks dan foto : Lalu Mabrul

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply