Tim Trainer ESQLC Anjangsana Silaturrahim ke Pesantren Hidayatullah Depok

 0
Tim Trainer ESQLC Anjangsana Silaturrahim ke Pesantren Hidayatullah Depokby Redaksi Hidayatullahdepok.orgon.Tim Trainer ESQLC Anjangsana Silaturrahim ke Pesantren Hidayatullah DepokROMBONGAN trainer dari ESQ Leadership Center (ESQLC) bersilaturrahim ke Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Rombongan trainer senior ESQ ini dipimpin oleh Bapak Iman Herdimansyah yang merupakan trainer lintas negara yang juga merupakan alumni pendidikan Pesantren Hidayatullah Depok. Rombongan trainer ESQ diterima dengan hangat penuk kekeluargaan oleh pihak yayasan yang dipimpin langsung […]
Perwakilan ESQLC menyerahkan cinderamata kepada ketua Yayasan Hidayatullah Depok, KH. Wahyu Rahman (berkopiah hitam)

Perwakilan ESQLC menyerahkan cinderamata kepada ketua Yayasan Hidayatullah Depok, KH. Wahyu Rahman (berkopiah hitam)

ROMBONGAN trainer dari ESQ Leadership Center (ESQLC) bersilaturrahim ke Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Rombongan trainer senior ESQ ini dipimpin oleh Bapak Iman Herdimansyah yang merupakan trainer lintas negara yang juga merupakan alumni pendidikan Pesantren Hidayatullah Depok.

Rombongan trainer ESQ diterima dengan hangat penuk kekeluargaan oleh pihak yayasan yang dipimpin langsung oleh ketua yayasan KH. Wahyu Rahman dan KH. Abu A’la Abdullah selaku pembina yayasan. Hadir pula pada kesempatan tersebut Ustadz Lalu Mabrul selaku sekertaris Yayasan Hidayatullah Depok.

Pada kesempatan tersebut, rombongan trainer ESQLC mengatakan kunjungan pihaknya tersebut dalam rangka silaturrahim dan mengeratkan ukhuwah Islamiah. Bapak Iman Herdimansyah selaku ketua rombongan menjelaskan bahwa ESQLC sebenarnya mempunyai kedekatan emosional dengan Pesantren Hidayatullah.

Kedekatan itu diantaranya ditandai dengan visi kedua lembaga ini yakni sama-sama berkecimpung di bidang pencerahan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Pesantren Hidayatullah concern pada pemberdayaan dan penyantunan anak yatim dan dhuafa, sementara ESQ fokus pada pengembangan skil dan kompetensi.

Selain itu, ESQLC yang didirikan oleh Ginanjar Agustian cukup kental nilai dakwahnya dalam setiap training kepelatihan yang dilakukan. Seperti ajakan kepada peserta training untuk menjauhi maksiat, menyerukan kasih sayang antar sesama, dan membangun etos kerja seperti etos kerja Nabi yang berbuat kebajikan demi untuk kebaikan semua.

“Kehadiran kami di sini juga dalam rangka ingin menggali spirit, pengalaman, dan belajar lebih banyak lagi kepada ustadz-ustadz di Pesantren Hidayatullah agar kami tetap istiqomah dalam berkarya untuk umat,” kata Iman Herdimansyah.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Hidayatullah Depok, KH. Wahyu Rahman, lebih banyak menuturkan pengalaman pribadinya dalam merintis dakwah di berbagai wilayah di Indonesia yang diamanahka kepadanya.

Dalam melakukan dakwah dan perintisan lembaga penyantunan dan pembinaan anak yatim, kata Kyai Wahyu, pasti akan selalu ada rintangan dan halangan. Namun, kita sebagai pelaku dakwah tidak boleh mudah menyerah. Memanng lelah, tapi kita harus terus berusaha.

Ustadz yang murah senyum dan selalu riang ini memang pernah mengemban amanah tugas dakwah di sejumlah wilayah di Indonesia. Dari sekian banyak tugas tersebut Kyai Wahyu mengakui sungguh banyak pengalaman spiritual yang dilaluinya yang kemudian semakin meyakinkan dirinya untuk terus komitmen dalam perjuangan tersebut.

“Selama kita berbuat semata-mata karena Allah Ta’ala, Insya Allah, tidak akan ada ruginya. Berbuat baik saja terus pasti akan berbuah kebaikan pula,” tuturnya.

Pembina yayasan Ustadz Abu A’la Abdullah pada kesempatan tersebut diminta juga untuk menyampaikan wejangan. Secara singkat beliau menyampaikan bahwa spirit yang terkandung di dalam Sistematika Nuzulnya Wahyu atau SNW sebagai manhaj (metode) gerakan dakwah, sejatinya adalah runtutan sistematis agar bagaimana manusia mengencal penciptanya dan mengabdikan hidupnya untuk amal kebaikan dalam rangka bersiap menghadapi kehidupan setelah kematian.

“Mari kita terus bermujahadah untuk menggapai ridha dan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala, Insya Allah,” tandasnya. Acara itu kemudian ditutup dengan seremoni penyerahan cinderamata.

ESQ Leadership Center atau sering disingkat sebagai ESQ LC, adalah lembaga pelatihan sumber daya manusia yang bertujuan membentuk karakter melalui penggabungan 3 potensi manusia yaitu kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Selama ini, ketiga potensi tersebut terpisah dan tidak didayagunakan secara optimum untuk membangun sumber daya manusia. Akibatnya, terjadi krisis moral yang berdampak pada turunnya kinerja. Lebih buruk lagi, mereka menjadi manusia yang kehilangan makna hidup serta jati dirinya. (ybh/hio)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply