Selain Indoor, Hidayatullah Depok Terapkan Edukasi Outdoor

 0
Selain Indoor, Hidayatullah Depok Terapkan Edukasi Outdoorby Redaksi Hidayatullahdepok.orgon.Selain Indoor, Hidayatullah Depok Terapkan Edukasi OutdoorGUNA menyelenggerakan pendidikan yang berkualitas namun tetap fun dengan tidak menanggalkan kesan alamiah dan ilmiah, Hidayatullah Depok mendirikan hanggar payung ukuran mini berbahan besi sebagai fasilitas rehat bagi wali siswa yang menanti anaknya pulang sekolah. Hanggar ini menjadi wadah belajar bagi warga kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Depok. Sedikitnya ada 5 titik hanggar yang didirikan sekitar kampus. Dengan […]
Tampak salah satu hanggar dipadati sejumlah murid / Khumaini

Tampak salah satu hanggar dipadati sejumlah murid / Khumaini

GUNA menyelenggerakan pendidikan yang berkualitas namun tetap fun dengan tidak menanggalkan kesan alamiah dan ilmiah, Hidayatullah Depok mendirikan hanggar payung ukuran mini berbahan besi sebagai fasilitas rehat bagi wali siswa yang menanti anaknya pulang sekolah. Hanggar ini menjadi wadah belajar bagi warga kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Sedikitnya ada 5 titik hanggar yang didirikan sekitar kampus. Dengan batang tiang berbahan besi dan payungan dengan bulatan 360 derajat, membuat suasana kampus Hidayatullah Depok nampak berbeda. Kesan enjoy dan hijau berpadu dalam satu irama. Meski belum rampung betul, arena hanggar ini selalu disesaki oleh para siswa saat keluar main.

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Bapak Lalu Mabrul, S.Pd, M.Pd.I, dalam perbincangan santai dengan media ini beberapa waktu lalu, mengatakan hanggar yang dominan bercorak kuning keemasan tersebut didirikan dalam rangka memberikan fasilitas kepada warga khususnya para tamu yang datang.

“Dengan faslitas ini, tamu, orangtua, wali siswa, bahkan mahasiswa, bisa duduk di sana sambil membaca Qur’an, diskusi, membaca buku, dan aktifitas santai lainnya yang bermanfaat,” kata Bapak Lalu Mabrul dengan senyum khasnya ini.

Pria berjenggot klimis yang selalu riang ini mengemukakan, Hidayatullah Depok memang ingin didesain sebagai kampus pendidikan terpadu dengan suasana alamnya yang indah dan islamiah. Rerimbunan pohon juga semakin menambah kesan relaksasi kampus ini, khususnya di waktu pagi dan sore hari dengan cahaya surya yang menerpa lembut.

Dalam rangka membangun lingkungan kampus yang indah, bersih, dan ilmiah tersebut, setiap hari waktu sore, semua mahasiswa diwajibkan melakukan kerja bakti membersihkan kampus dengan menyisir semua sampah-sampah yang berserakan. Diharapkan dengan budaya bersih ini akan menular kepada segenap peserta didik wan warga kampus untuk bersama-sama peduli kebersihan dan nyaman dalam belajar.

Sementara itu, Muhammad Khomaini, salah seorang pegawai inti di kantor Yayaasan Hidayatullah Depok, mengemukakan bahwa merupakan sebuah kegembiraan tersendiri ketika siswa dan civitas kampus bisa belajar di ruang terbuka. Hal itu, kata dia, terpancar dari wajah para siswa-siswi SD integral Hidayatullah. Kondisi serupa juga nampak dirasakan oleh santri tingkat SMA, SMA, dan mahasiswa, dengan adanya fasilitas hanggar ini.

“Belajar di luar ruangan kelas merupakan salah satu upaya terciptanya pembelajaran terhindar dari kejenuhan, kebosanan, dan persepsi belajar hanya di dalam kelas,” kata Khomaini yang juga penyuka olahraga futsal dengan posisi striker tunggal ini.

“Pembelajaran tak perlu melulu dilakukan di dalam kelas, tetapi bisa dilaksanakan di luar kelas, seperti di bawah pohon, teras sekolah dan tempat-tempat terbuka tempat manusia bisa saling berinteraksi,” sambung pria murah senyum ini.

Penambahan fasiliatas seperti hanggar ini disadari penting oleh Departeman Pendidikan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok (DP2HD) sekaligus dalam rangka untuk mensukseskan program English Community di lingkungan sekolah integral Hidayatullah Depok.

“Oleh karenanya penambahan fasilitas di ruangan terbuka dirasa perlu. Alhamdulillah sekarang telah selesai di bangun 5 unit hanggar berpayung yang ada di sekitar lapangan sekolah,” imbuh Khomaini yang selalu ramah melayani tamu-tamu yayasan ini.

Dijelaskan dia, hanggar-hanggar tersebut disediakan supaya siswa dan siswi tidak kepanasan dan nyaman belajar. Pihaknya pun mengajak para siswa untuk belajar di luar sekolah agar mereka tidak jenuh, dan dapat mengembangkan kreativitas serta melihat berbagai hal untuk mengglobal.

Hal serupa dirasakan juga oleh Kepala TU SD Integral Hidayatullah, Sulung Fatrangga Karimawan. Dia mengatakan, fasilitas hanggar di sekitar lapangan dan ruang rehat di depan sekolah ini dirasakan betul manfaatnya. Selain dapat mengubah persepsi pembelajaran, belajar di luar sekolah juga lebih membuka pandangan para siswa sehingga pengetahuan di luar kurikulum pun dapat diterima lebih baik.

“Diantaranya memacu siswa agar lebih aktif lagi berkomunikasi langsung dalam bahasa Inggris. Para siswa harus melihat sendiri, inilah keadaan paling kini. Semua harus pandai menyampaikan sesuatu dalam bahasa yang global,” ujar Sulung mantap. (red)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply