Workshop Pengasuh Sekolah Pemimpin Integral Hidayatullah

 0
Workshop Pengasuh Sekolah Pemimpin Integral Hidayatullahby Redaksi Hidayatullahdepok.orgon.Workshop Pengasuh Sekolah Pemimpin Integral HidayatullahBERTEPATAN dengan peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1436 Hijriyah atau pada Sabtu, 25 Oktober 2014 lalu, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Depok, Jawa Barat, menggelar workhshop kepengasuhan intensif sehari. Workshop yang dihadiri seluruh karyawan kepengasuhan di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok ini mengusung tema, “Membangun Paradigma Berpikir dan Bertindak dalam Mencetak Calon Pemimpin Orang […]

20141025_080950 20141025_111035 20141025_131819 20141025_131849BERTEPATAN dengan peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1436 Hijriyah atau pada Sabtu, 25 Oktober 2014 lalu, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Depok, Jawa Barat, menggelar workhshop kepengasuhan intensif sehari.

Workshop yang dihadiri seluruh karyawan kepengasuhan di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok ini mengusung tema, “Membangun Paradigma Berpikir dan Bertindak dalam Mencetak Calon Pemimpin Orang Orang yang Beriman “. Pada kesempatan tersebut pakar kepengasuhan yang sarat pengalaman, Ustadz Ahmad Suhail, hadir memberikan materinya.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, KH. Drs. Wahyu Rahman, dalam pengarahannya saat membuka acara ini, menyampaikan bahwa workshop digelar dalam rangka untuk membangun kesepahaman bersama dalam menerapkan sistem kepengasuhan yang integratif.

Beliau menerangkan, kepengasuhan sejatinya adalah ujung tombak dari sebuah proses pendidikan kepesantrenan. Apabila kepengasuhan dapat berjalan baik, terpadu, sistematis, dan massif, maka akan menelurkan capaian-capaian yang membahagiakan.

“Kebahagiaan terutama ketika kita bisa melihat peserta didik kita menjadi seorang yang semakin baik ahlaknya, kuat imannya, memiliki karakter, dan mampu menunjukkan kompetensinya sebagai manusia yang hebat,” kata ustadz Wahyu.

Ia menerangkan, sekolah pemimpin yang digagas oleh Hidayatullah dan didukung penuh oleh Laznas BMH akan mendorong terciptanya satu siklus kependidikan dan kepengasuhan yang melingkupi semua aspek peserta didik. Agar kelak, peserta didik yang dihasilkan benar-benar matang secara spiritual, tangguh secara intelektual, dan mapan secara emosional.

Departemen Pendidikan Pesantren Hidayatullah Depok (DP2HD) sendiri saat ini telah membentuk semacam divisi pengasuhan santri yang nantinya berfokius pada pendidikan dan pembinaan langsung seluruh kegiatan non formal sekolah.

Lembaga ini sebetulnya sudah lama ada hanya saja akan kembali dikuatkan dalam rangka melakukan reformulasi konsep kepengasuhan yang lebih matang, lebih terukur, dan terangkai dengan semua program-pogram kepesantrenan.

Sekretaris yayasan yang juga PJ Kepengasuhan Santri, Ustadz Lalu Mabrul, menjelaskan, tugas kepengasuhan relatif memang sangat luas sebab memang ujung tombak dari semua mekanisme yang dibangun.

“Selain mengatur seluruh kegiatan santri di luar kelas jam sekolah juga mengecek seluruh fasilitas sarana dan prasarana hidup santri selama berada di pondok. Adapun tugas utamanya adalah mengontorl, mengatur, dan mereporting pola aktivitas kehidupan santri pondok mulai bangun tidur sampai tidur kembali,” jelas Ustadz Lalu.

Bidang kepengasuhan yang meliputi kepengasuhan SD, SMP, SMA, dan mahasiswa, membidangi pendidikan dan pembimbingan santri dan mahasantri secara keseluruhan yang mencakup pembinaan, penerapan disiplin, peningkatan ibadah, pembentukan mental dan karakter, hinga berbagai aktivitas ekstra kurikuler penunjang pendidikan.

Lembaga yang langsung dipantau dan diawasi oleh Ketua Yayasan KH. Wahyu Rahman, pembina, dan para ustadz yayasan ini membawahi sebuah organisasi santri untuk tingkat SD, SMP, dan SMA yaitu Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Hidayatullah (OP3H). Adapun ditingkat mahasiswa rencananya akan ada Dewan Tinggi Mahasiswa (DETIMA) yang digawangi oleh beberapa pengasuh yang ditunjuk langsung oleh yayasan.

DETIMA ini nantinya bertanggungjawab melakukan kontrol, evaluasi, dan memiliki hak suara pemutusan apakah seorang mahasiswa di lingkungan PT Hiadyatullah Depok masih bisa melanjutkan perkuliahan atau drop out (DO) karena melakukan hal-hal yang masuk dalam aturan yang telah ditetapkan. (ybh/hio)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply