Menjaga Lingkungan Selalu Bersih, Indah, dan Lestari

 0
Menjaga Lingkungan Selalu Bersih, Indah, dan Lestariby Redaksi Hidayatullahdepok.orgon.Menjaga Lingkungan Selalu Bersih, Indah, dan LestariDi lingkungan asrama santri Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, harus selalu bersih. Karenanya, setiap santri memiliki kewajiban masing-masing untuk membersihkan setiap pagi, setiap hari, areal yang telah ditetapkan. Kendati pun belum sepenuhnya memiliki kesadaran yang baik, santri selalu dituntun untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan agar selalu bersih, indah, dan lestari. Membangun kebiasaan bersih […]

Di lingkungan asrama santri Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, harus selalu bersih. Karenanya, setiap santri memiliki kewajiban masing-masing untuk membersihkan setiap pagi, setiap hari, areal yang telah ditetapkan.

Meski dekat lapangan futsal, santri harus merawat keindahan taman

Meski dekat lapangan futsal, santri harus merawat keindahan taman

Merawat keindahan taman

Merawat keindahan taman

Areal komplek asrama santri SMP-SMA Hidayatullah Depok

Areal komplek asrama santri SMP-SMA Hidayatullah Depok

Lingkungan yang bersih akan melahirkan senyum ceria

Lingkungan yang bersih akan melahirkan senyum ceria

Membersihkan lingkungan untuk membangun kedisiplinan

Membersihkan lingkungan untuk membangun kedisiplinan

Kendati pun belum sepenuhnya memiliki kesadaran yang baik, santri selalu dituntun untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan agar selalu bersih, indah, dan lestari. Membangun kebiasaan bersih memang tidak mudah, apalagi santri umumnya harus selalu diingatkan.

Salah seorang kepala pengasuh santri di asrama, Ustadz Lailman, dalam beberapa kesempatan, mengatakan kepengasuhan di asrama selalu berkomitmen menanamkan kesadaran cinta lingkungan. Sebab, menurutnya, lingkungan yang asri dapat menggambarkan sebuah keadaan secara keseluruhan.

“Seperti kata pepatah yang kami padankan, di sebuah lingkungan yang bersih pasti terdapat jiwa yang sehat. Apalagi ini adalah pesantren yang mengusung semangat penegakan peradaban Islam,” ujarnya.

Beliau menjelaskan, peradaban Islam tidak saja menyasar aspek tertentu saja seperti bidang keilmuan atau kepribadian. Peradaban Islam sejatinya mencakup semua aspek dalam kehidupan kita. Mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali, kesemuanya itu hendaknya berada dalam koridor adab Islami.

Kebersihan lingkungan, kata Lailman, hanyalah bagian kecil dari peradaban Islam yang harus terus digelorakan. Setiap muslim harus selalu menjaga kebersihan, menjaga kelestarian lingkungan. Hal tersebut selevel dengan konsistensi kita dalam mendirikan shalat.

Orang yang rajin mendirikan shalat tetapi masih tidak peduli lingkungan, tidak peka terhadap kebersihan, dan tidak pula bersemangat dalam belajar, maka boleh jadi shalatnya tidak berarti apa-apa. Dia hanya sujud dan ruku’ saja, tetapi tidak mendapatkan manfaat atau efek dari shalat yang dikerjakannya.

Karenanya, Ustadz Lailman berpesan kepada santri untuk mengedepankan pola hidup yang seimbang. Ibadah kepada Allah Ta’ala harus kencang tetapi harus seiring dengan tindakan yang peduli terhadap berbagai permasalahan yang ada.

“Ibadah yang khusyu’ akan melahirkan potensi dan produktifitas tinggi. Itulah makanya kenapa dulu para sahabat Nabi hebat-hebat, karena mereka berangkat dari ibadah yang khusyu’ yang kemudian melahirkan kekuatan dalam diri untuk selalu bersemangat, tidak malas, dan peduli sesama,” pungkas Ustadz Lailman.

Selain kebersihan asrama sebagai tempat tinggal, para santri di Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, juga selalu didorong untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar seperti taman, lapangan, dan menjaga fasilitas kampus agar tetap berfungsi dengan baik.

Tidak saja pada tingkat SD, SMP, dan SMA, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, juga membuat regulasi baku untuk para santri tingkat tinggi atau mahasiswa. Mahasiswa mendapatkan job kerja setiap pagi dan sore hari membersihkan lingkungan kampus utama seperti sekitar masjid, gedung kampus, hall, dan lain sebagainya.

Setiap Jum’at, para mahasisiwa secara keroyokan menggelar kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan kampus dari berbagai macam sampah dan kotoran yang berserakan. Kebetulan memang pada hari Jum’at, mahasiswa STIE Hidayatullah libur. sehingga mereka bisa banyak waktu untuk bersih-bersih dan bersiap merayakan ibadah shalat Jum’at. (red/hdd)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply