Jalin Silaturrahim dengan Masyarakat Sekitar Pondok

 0
Jalin Silaturrahim dengan Masyarakat Sekitar Pondokby Redaksi Hidayatullahdepok.orgon.Jalin Silaturrahim dengan Masyarakat Sekitar PondokSEBAGAI sebuah lembaga Islam yang berbasis keummatan, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Depok, Jawa Barat, memandang sangat penting kesinambungan silaturrahim dan komunikasi yang baik dengan pihak mana pun. Karena itu, Hidayatullah Depok selalu berkomitmen untuk menjaga kultur Islami tersebut. Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Ustadz Lalu Mabrul, mengatakan relasi yang terbangun dengan baik antar […]

IMG-20150104-00144SEBAGAI sebuah lembaga Islam yang berbasis keummatan, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Depok, Jawa Barat, memandang sangat penting kesinambungan silaturrahim dan komunikasi yang baik dengan pihak mana pun. Karena itu, Hidayatullah Depok selalu berkomitmen untuk menjaga kultur Islami tersebut.

Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Ustadz Lalu Mabrul, mengatakan relasi yang terbangun dengan baik antar sesama akan menumbuhkan kebersamaan, kepercayaan, dan saling keterhubungan yang kuat.

“Silaturrahim menjadi sangat penting karena sesungguhnya ini adalah kebutuhan kita semua. sebagai makhluk sosial, kita tidak bisa survive tanpa kontribusi atau dukungan manusia lainnya,” kata beliau dalam sebuah kesempatan.

Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Kota Depok yang masuk dalam lingkungan RT 5 RW 1 Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, pun selalu memanfaatkan momen pengajian rutin pekanan rukun warga sebagai wadah silaturrahim tatap muka dengan masyarakat sekitar.

Tak dipungkiri, padatnya jadwal dan kegiatan pendidikan dan kepesantrenan di lingkungan pondok tak ayal menjadikan sejumlah pengasuh dan warga pesantren tak selalu bisa bersua langsung dengan masyarakat sekitar. Apalagi hampir semua warga mendapatkan amanah yang tidak ringan yang membutuhkan konsentrasi nyaris 24 jam seperti guru di sekolah, di asrama, kegiatan kemasjidan, dan lain sebagainya.

Karenanya, kata Ustadz Lalu, pertemuan rutin pekanan yang digelar oleh pengurus rukun warga menjadi momentum yang spesial untuk saling bersilaturrahim.

Melalui pertemuan RT yang diselingi dengan kegiatan yasinan, tahlilan, dan pengajian singkat, di sana terjalin komunikasi dan sharing informasi. Tidak sedikit yang bahkan jadi ajang konsultasi masalah keluarga dan lain sebagainya.

Sekedar diketahui saja, kegiatan pemerintahan tingkat RT atau RW diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 5 tahun 2007 tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan.

Dalam pasal 15, RT/RW dalam melaksanakan tugas mempunyai fungsi antara lain melakukan pendataan kependudukan dan pelayanan administrasi pemerintahan lainnya.IMG-20150104-00145

Lalu, RT juga berfungsi untukk pemeliharaan keamanan, ketertiban dan kerukunan hidup antar warga, pembuatan gagasan dalam pelaksanaan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat, dan penggerak swadaya gotong royong dan partisipasi masyarakat di wilayahnya.

DI DKI Jakarta sendiri disebutkan bahwa dana operasional yang diberikan kepada pengurus RT sejak tahun 2012 sebesar Rp 650.000 per bulan dan RW sebesar Rp 800.000. Untuk tahun 2013, dana operasional RT/RW dinaikkan untuk lebih meningkatkan pelayanan yang menjangkau warganya.

Dalam APBD 2013, dana operasional yang dianggarkan untuk RT sebesar Rp 975.000 per bulan, untuk RW sebesar Rp 1.200.000 per bulan dan dana untuk Lembaga Masyarakat Kelurahan sebesar Rp 1.500.000 per bulan. Adapun untuk tahun 2015 ini belum ditemukan informasi detailnya. (ybh/hio)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply