Membangun Budaya Kerja Bakti, Tumbuhkan Mental Disiplin Santri HIdayatullah Depok

 0
Membangun Budaya Kerja Bakti, Tumbuhkan Mental Disiplin Santri HIdayatullah Depokby Yacong B Halikeon.Membangun Budaya Kerja Bakti, Tumbuhkan Mental Disiplin Santri HIdayatullah DepokDALAM rangka membangun budaya saling tolong menolong dan bekerjasama dalam lingkungan sosial, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok Jawa Barat selalu menggalakkan kegiayan kerja bakti lingkungan yang wajib diikuti oleh semua santri mulai dari tingkat SMP hingga SMA dam mahasiswa. Seperti sama dipahami bahwa manusia sebagai makhluk sosial, tidak dapat melakukan segala aktivitas untuk memenuhi kebutuhannya […]

kerja bakti santri hidayatullah depok (1) DALAM rangka membangun budaya saling tolong menolong dan bekerjasama dalam lingkungan sosial, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok Jawa Barat selalu menggalakkan kegiayan kerja bakti lingkungan yang wajib diikuti oleh semua santri mulai dari tingkat SMP hingga SMA dam mahasiswa.

Seperti sama dipahami bahwa manusia sebagai makhluk sosial, tidak dapat melakukan segala aktivitas untuk memenuhi kebutuhannya tanpa bantuan orang lain sehingga tidak dapat dipisahkan dari komunitasnya.

Secara alamiah setiap orang selalu membutuhkan peran dan kehadiran orang lain. Sama halnya dalam kehidupan masyarakat di mana kiat berada, seseorang tidak akan sukses dengan hasil kerjanya sendiri, pasti ada pihak lain baik itu rekan seperjuangan maupun anggota dalam satu unit komunitas yang membentuk kerjasama tim yang baik. Oleh karena itu kerjasama merupakan kunci awal dalam mencapai kesuksesan.

Demikianlah yang selalu ditanamkan kepada para santri agar selalu membangun budaya kerjasama dan saling pegertian. Dengan adanya kerjasama menunjukkan adanya kesepakatan dan kesadaran tanggung jawab antara dua orang atau lebih dengan tujuan menghasilkan keuntungan lebih.

Sekretaris Yayasan Pesantren Hidayatullah Depok, Ustadz Lalu Mabrul, dalam beberapa kesempatan selalu meningatkan bahwa kesuksesan tidak diukur sejauh mana seseorang itu mampu menyelesaikan banyak soal di dalam kelas.

Beliau berpesan, santri Hidayatullah Depok harus menanamkan dalam dirinya motifasi kesuksesan kolektif, yakni spirit sukses yang juga berdampak pada lingkungan sekitarnya. Karena itu, santri diimbau untuk tidak lekas berputus asa dikala mengalami masalah.

Senada dengan itu, salah seorang pkerja bakti santri hidayatullah depok (2)engasuh santri, Muhammad Irfan, dalam beberapa kesempatan berbincang dengan redaksi mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus membangun budaya disiplin santri.

Saat latihan bela diri misalnya, Ustadz Irfan yang juga merupakan pelatih bela diri Thifan Po Khan ini selalu tegas menerapkan punishment apabila mendapati ada santri yang tidak tepat waktu.

“Dengan santri kita harus bisa menjadi sahabat tetapi sekaligus harus mampu memposisikan diri sebagai orangtua. Jadi ketika pas waktunya main atau bercanda, ya kita jadi teman bagi mereka. Tetapi saat waktunya bertugas, beda lagi,” kata Ustadz Irfan yang juga merupakan alumni MA Hidayatullah Depok yang telah menyelesaikan S1 di STAI Lukman Hakim Surabaya, Jawa Timur ini.

Pria humoris dan murah senyum tapi tegas ini berharap kelak lahir orang-orang besar dari didikannya di Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok ini. (ybh/ych)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply