Pesantren Hidayatullah Depok Bersama Masyarakat Gelar Shalat Istisqa

 0
Pesantren Hidayatullah Depok Bersama Masyarakat Gelar Shalat Istisqaby Yacong B Halikeon.Pesantren Hidayatullah Depok Bersama Masyarakat Gelar Shalat IstisqaYayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, bersama masyarakat Kota Depok sekitar pesantren melaksanakan shalat Istisqa’ (meminta hujan) di halaman Masjid Ummul Quraa’ Pesantren Hidayatullah Depok, Selasa (22/09/2015). Pelaksanaan shalat tersebut diimami oleh Ustadz Aminullah Al Hafidz. Kegiatan ini dihadiri ratusan jamaah warga pesantren terdiri dari para ustadz, dosen, guru, pelajar SD-SMA, warga masyarakat, termasuk […]

IMG_20150922_091328 Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, bersama masyarakat Kota Depok sekitar pesantren melaksanakan shalat Istisqa’ (meminta hujan) di halaman Masjid Ummul Quraa’ Pesantren Hidayatullah Depok, Selasa (22/09/2015). Pelaksanaan shalat tersebut diimami oleh Ustadz Aminullah Al Hafidz.

Kegiatan ini dihadiri ratusan jamaah warga pesantren terdiri dari para ustadz, dosen, guru, pelajar SD-SMA, warga masyarakat, termasuk dari kalangan Muslimah dan anak-anak.

Dalam khutbahnya, Imam Besar Masjid Ummul Quro Ustadz Abdul Hafidz Bahar, mengatakan semoga dengan kemarau panas ini menjadi bahan evaluasi bagi kita, agar kita dijauhkan dari panasnya padang mahsyar.

“Datangnya kemarau panas ini, belum seberapa dengan panasnya di padang mahsyar,” ujar Ustadz Hafidz.

Hafidz mengajak para jamaah sesegera mungkin memohon ampun atas semua maksiat yang telah diperbuat, supaya rahmat segera diturunkan oleh Allah.

“Hujan diputus bukan berarti rahmat telah diputus,” ujar dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah tersebut.

Pargo Wardhanio, salah seorang mahasiswa STIEHID juga berharap demikian. Dengan dilaksanakannya shalat tersebut dapat menyadarkan jamaah. Bahwa semua yang terjadi adalah teguran kecil bagi setiap hamba, agar segera bertaubat dan bersyukur atas apa yang telah diberikan Allah.

“Semoga saya bisa segera sadar bahwa semuanya (kemarau. Red) adalah teguran bagi saya dan semua jamaah,” ujar Pargo yang juga ikut dalam kegiatan tersebut.IMG_20150922_091811

“Harapan saya, semoga doa semua jamaah dikabulkan oleh Allah,” sambung mahasiswa asal Flores, Nusa Tenggara Timur itu.

Kegiatan tersebut berjalan dengan cukup sakral. Para jamaah sangat antusias dalam mengikuti rangkaian shalat istisqa’. Tidak sedikit jamaah yang menangis dalam mengaminkan doa yang dibacakan oleh khatib, demi mengharapkan turunnya rahmat bersamaan dengan hujan.

Pelaksanaan shalat ini dimulai pukul 09.00 WIB dan selesai pada pukul 10.00 WIB. Acara diakhiri dengan bersalam-salaman sesama jamaah. Para jamaah shalat di atas rumput yang sudah kering akibat kemarau dan di bawah teriknya matahari.

Tampak sebagian pepohonan di sekitar lokasi sudah meranggas akibat kekurangan air. Sebagian warga Kalimulya belakangan ini mengalami kesulitan air bersih.*Hidcom

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply