Raih Kebahagiaan dengan Berqurban

 0
Raih Kebahagiaan dengan Berqurbanby Yacong B Halikeon.Raih Kebahagiaan dengan BerqurbanOleh Ustadz H. Drs Wahyu Rahman, MM Terkadang kita tidak sadar bahwa semua yang ada pada diri kita baik yang berupa ruh, jazad maupun yang membungkus jazad itu sendiri adalah pemberian dari Allah sebagai bentuk nikamat yang mesti disyukuri. Bahkan lebih dari itu, ada kemampuan berpikir, merasa, dan berkerja (rasa dan karsa) juga mana asal […]
Hewan qurban

Hewan qurban

Oleh Ustadz H. Drs Wahyu Rahman, MM

Terkadang kita tidak sadar bahwa semua yang ada pada diri kita baik yang berupa ruh, jazad maupun yang membungkus jazad itu sendiri adalah pemberian dari Allah sebagai bentuk nikamat yang mesti disyukuri.

Bahkan lebih dari itu, ada kemampuan berpikir, merasa, dan berkerja (rasa dan karsa) juga mana asal muasalnya pun dari Allah SWT.

Begitu juga dengan ketersediaan bahan makanan, bahan pakaian (sandang papan dan pangan) dioleh sedemikian rupa oleh manusia untuk memenuhi hajat hidupnya sehingga manusia tetap eksis di muka bumi.

Kemudian membuat dunia menjadi ramai dengan berbagai kreasi manusia, itu pun asal muasalnya adalah ciptaan Allah.

Maka, wajarlah jika Allah SWT menyatakan dalam surah yang terpendek dalam Al-Qur’an yakni Surah Al Kautsar bahwa “sesungguhnya Allah telah memberikan nikmat yang banyak kepadamu maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu dan berqurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah) sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah)”.

Jika kita membandingkan antara apa yang telah kita terima dari Allah berupa nikma-nikmat dari -Nya dengan apa yang telah kita berikan atau qurbankan untuk Allah, maka secara sadar kita mengatakan sangatlah tidak sebanding, bahkan tidak dapat dinbandingkan.

“Jika engkau menghitung nikmat Allah maka sungguh engakau tak dapat menghitungnya…..(QS: Ibrahi: 34 dan An-Nahal : 18) ” Itulah bentuk kemurahan Allah SWT.

Belum lagi jika kita mengurai nikmat dan karunia Allah berupa Agama Islam yang dengannya kita dapat mengerti bagaiman mesti menjalani hidup dan kehidupan di muka bumi ini agar bahagia dan selamat hingga di hari akhirat. Subhanallah, betapa besarnya karunia Allah SWT yang telah diberikan kepada manuasia.

Tapi Allah tak pernah memaksa hamba-hambanya membalas budi ataupun jasa, karena meskipun manusia seisi bumi tidak menyembah-Nya kekuasaan dan kebesaran-Nya sedikitpun tidak terkurangi, begitu pula jika manusia seisi bumi menyembah-Nya tidak juga dapat menambah kebesaran dan Kekuasan-Nya, karena sifat Allah Qodim Dia Maha Kuasa dan Maha Besar.

______
USTADZ H. WAHYU RAHMAN, penulis adalah Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply