Pesantren Hidayatullah Depok dan Sebuah Gagasan untuk Melahirkan “Generasi Hebat”

 0
Pesantren Hidayatullah Depok dan Sebuah Gagasan untuk Melahirkan “Generasi Hebat”by Yacong B Halikeon.Pesantren Hidayatullah Depok dan Sebuah Gagasan untuk Melahirkan “Generasi Hebat”Oleh Abdullah YAYASAN Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, terus menguatkan perannya dalam mencetak generasi Islam yang hebat. Generasi hebat adalah figur manusia-manusia yang memiliki kecerdasan integral dan holistik. Tidak saja matang dalam multi disiplin ilmu, melainkan juga mampu bersaing di kancah pertarungan global. Pertarungan global di sini adalah suatu proses dimana hidup kedisinian diperhadapkan pada situasi […]
ILUSTRASI: Murid SD Integral Hidayatullah Kota Depok tampak semringah.

ILUSTRASI: Masa depan mereka ditentukan oleh sikap dan pendampingan kita.

Oleh Abdullah

YAYASAN Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, terus menguatkan perannya dalam mencetak generasi Islam yang hebat.

Generasi hebat adalah figur manusia-manusia yang memiliki kecerdasan integral dan holistik. Tidak saja matang dalam multi disiplin ilmu, melainkan juga mampu bersaing di kancah pertarungan global.

Pertarungan global di sini adalah suatu proses dimana hidup kedisinian diperhadapkan pada situasi yang tidak menentu bahkan cenderung dalam kemapanan sosial. Tetapi, pada waktu yang sama ada cengkraman pengaruh yang terus mencoba menjadi dominan. Itulah cara pandang atau worldview.

Lahirnya cara pandang ini lahir dari suatu akumulasi dari beragam akulturasi yang kemudian “memaksa” kita mengakuinya bahwa ia kebenaran tunggal. Dan ironisnya, saat ini yang teramat dominan mempublikasikan opini dan kemudian membentuknya sebagai sebuah fakta di benak masyarakat, adalah para islamphobia.

Yang mencuat kemudian adalah penggambaran tentang Islam yang beringas. Islam yang kejam. Islam yang penuh teror dan gemar menumpahkan darah. Islam yang jumud. Islam yang bodoh dan tak beradab.

Tudingan-tudingan banal tersebut -seperti dikatakan tadi- adalah tersebab oleh dominannya opini tentang Islam yang dimunculkan oleh mereka yang memang sejak awal berangkat dengan sentimen kebencian. Terlebih, mereka umumnya adalah penguasa media. Raja media.

Nah, lalu apa hubungannya dengan generasi hebat dan pertarungan global? Disinilah titik temunya. Generasi hebat dalam hal ini adalah generasi yang memiliki kecerdasan multidimensi baik kecerdasan saintika, estetika, dan etika.

Landasan berfikirnya adalah bahwa kebenaran, keindahan dan kebaikan itu adalah satu paket. Dalam logika sederhana, peci sejelek apapun tidak sepatutnya diletakkan di bawah kaki, begitu juga sandal sebagus apapun tidak match diletakkan di atas kepala. Artinya, bahwa benar dan tidak benar itu ada di dalam etika. Indah dan tidak indah itu ada di dalam estetika. Baik dan tidak baik itu ada di dalam saintika.

Pertarungan global mensyaratkan adanya kemampuan menelaah dan memetakan berbagai pandangan yang tidak sedikit berisi propaganda. Generasi hebat bagi kami adalah hadirnya manusia yang memiliki idealitas saintika, estetika, dan etika sekaligus. Sehingga mereka mampu membedakan mana yang haq dan mana yang bathil.

Kami, di Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Jawa Barat, memandang mencetak generasi hebat ini merupakan amanat yang sangat mendasar. Memang kedengarannya akan sangat berat untuk direalisasikan, tetapi bukan berarti tidak mungkin. Karena terbukti Hidayatullah sendiri sebagai sebuah organisasi nasional lahir dari sosok yang matang secara saintika (cerdas intelektual/IQ), estetika (cerdas emosional/EQ), dan etika (cerdas spiritual/SQ).

Ketiga unsur dasar dalam terma ideologisasi pendidikan Hidayatullah tersebut secara substantif telah termuat di dalam konsepsi gerakan Hidayatullah yang bernama Sistematika Wahyu (SW). Karenanya, gagasan untuk mencetak generasi hebat adalah suatu hal yang mungkin. Sangat mungkin.

Dan, kesyukuran kami adalah alumni-alumni pendidikan Hidayatullah Depok telah tersebar ke seluruh wilayah baik di dalam maupun luar negeri untuk mengabdikan dirinya untuk umat dan bangsa ini yang mainstream geraknya karena Allah Ta’ala semata. Bukan yang lain.

Harapan kami semoga gagasan mencetak generasi hebat ini dapat terus dilanjutkan. Semoga catatan singkat ini bermanfaat. Kami mengharapkan doa-doa dan dukungan anda sekalian. Wallaahu A’lam.

_______
ABDULLAH, penulis adalah simpatisan Hidayatullah Depok, Jawa Barat.

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply