Ketika Kepala Kampus Bercengkrama dengan Tim Pertukangan Pembangunan Gedung STIE Hidayatullah

 0
Ketika Kepala Kampus Bercengkrama dengan Tim Pertukangan Pembangunan Gedung STIE Hidayatullahby Yacong B Halikeon.Ketika Kepala Kampus Bercengkrama dengan Tim Pertukangan Pembangunan Gedung STIE HidayatullahNAMANYA Muhammad Shidik. Beliau tidak asing lagi di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok. Selain mengemban amanah sebagai Kepala Kampus, Pak Shidik juga dipercaya oleh warga setempat menjadi Ketua RT lingkungan. Muhammad Shidik adalah kader senior yang termasuk orang awal yang menjadi santri di Kampus Hidayatullah Depok sebelum seperti sekarang. Dulu masih semak belukar hutan […]

NAMANYA Muhammad Shidik. Beliau tidak asing lagi di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok. Selain mengemban amanah sebagai Kepala Kampus, Pak Shidik juga dipercaya oleh warga setempat menjadi Ketua RT lingkungan.

Muhammad Shidik adalah kader senior yang termasuk orang awal yang menjadi santri di Kampus Hidayatullah Depok sebelum seperti sekarang. Dulu masih semak belukar hutan bambu. Dengan pembawaannya yang supel dan selalu murah senyum, Pak Shiddik mudah akrab dengan siapapun bahkan dengan anak-anak.

Tidak saja orang dewasa, beliau pun disukai anak-anak. Makanya tak heran hampir semua warga dewasa dan anak-anak mengenal beliau. Pak Shididk selalu tampil apa adanya. Termasuk ketika ia turun memantau para anggotanya di lapangan. Tubuh pendeknya tak menghilangkan wibawanya yang penuh kharismatik.

Seperti foto yang kami abadikan ini. Di suatu pagi yang cukup dingin karena habis diguyur hujan, Pak Shiddik tampak bercengkrama dengan anggota tim pertukangan yang sedang mengerjakan proyek pembangunan gedung lokal baru STIE Hidayatullah.

Pada kesempatan tersebut, tak sebatas bercengkrama, beliau sekaligus memberikan briefing sambil sesekali terkekeh di hadapan segenap anggota pertukangan sebelum memulai pekerjaan yang tampak serius menyimak.

Beliau berpesan kepada anggota pertukangan untuk tetap mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta mengajak tim pertukangan memprioritaskan ibadah serta selalu meniatkan pekerjaan ini sebagai ibadah. Karenanya, ia selalu mengingatkan para tukang rehat dikala azan telah berkumandang.

Sudah menjadi kebiasaan beliau setiap pagi, setiap hari, berkeliling kampus memantau situasi. Tak jarang beliau menyusuri asrama santri dan mahasiswa. Ia pun biasanya langsung menangani langsung apabila menemukan kerusakan pada alat-alat inventaris seperri mesin air dan lamu penerangan jalan.

Termasuk beliau juga selalu memastikan keamanan dan kenyamanan warga kampus. Beliau selalu memantau petugas security yang dijadwal secara shift 24 jam.

Dalam sebuah kesempatan, beliau pernah berkata: Amanah apapun itu berat, tapi harus dijalankan karena akan dipertanggungjawabkan. Jika mampu kita kerjakan sepenuh hati, jika tidak mampu kita minta pertolongan kepada Allah SWT dan bekerja dengan manajemen yang baik”.

Sukses selalu Pak Shiddik. Semoga istiqomah.

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply