Hidayatullah Depok Bangun Empati Murid dengan Kebiasaan Berbagi

 0
Hidayatullah Depok Bangun Empati Murid dengan Kebiasaan Berbagiby Yacong B Halikeon.Hidayatullah Depok Bangun Empati Murid dengan Kebiasaan BerbagiSETIAP orangtua tentunya ingin anak mereka tumbuh menjadi orang yang empatik dan peduli pada orang lain. Empati adalah salah satu sifat baik yang bisa menjamin bahwa anak akan menjadi pribadi yang disukai orang disekelilingnya. Hal itulah yang mendorong Hidayatullah Depok yang selalu berupaya membangun rasa empati kepada segenap peserta didik. Salah satunya dengan menggelar kegiatan […]

SETIAP orangtua tentunya ingin anak mereka tumbuh menjadi orang yang empatik dan peduli pada orang lain. Empati adalah salah satu sifat baik yang bisa menjamin bahwa anak akan menjadi pribadi yang disukai orang disekelilingnya.

Hal itulah yang mendorong Hidayatullah Depok yang selalu berupaya membangun rasa empati kepada segenap peserta didik. Salah satunya dengan menggelar kegiatan amal bakti menyalurkan donasi untuk masyarakat yang membutuhkan.

Kali ini yang dilakukan adalah menggelar kegiatan donasi untuk masyarakat Ghouta, Suriah, yang sedang dilanda nestafa yang telah berlangsung sekian lama.

Sekedar diketahui, Ghouta adalah rumah bagi 94 persen dari populasi sipil Suriah yang tinggal di bawah blokade. Sekitar 400.000 orang tidak mempunyai akses pada kebutuhan dasar, menurut laporan-laporan PBB.

Ghouta Timur telah berada di bawah blokade sejak April 2013, dengan ribuan orang telah kehilangan nyawa mereka dan puluhan ribu lainnya cedera berkelanjutan. Serangan kimia pada 21 Agustus 2013, telah menyebabkan lebih dari 400 penduduk sipil kehilangan nyawa.

Serangan kimia, bom gentong dan bom “cluster”, serta artileri telah terus menerus merenggut nyawa para penduduk sipil lebih dari 5 tahun.

Di Ghouta Timur, pasokan kebutuhan pokok tidak dapat dipastikan karena blokade, sementara harga dari kebutuhan pokok telah meningkat hingga 30 kali lebih tinggi dari pada di daerah lain di sekitarnya.

Anak-anak tak bersalah merupakan korban pertama dari tragedi ini. Kekurangan nutrisi meningkat lima kali lipat dalam 10 bulan terakhir. Terlepas dari fakta mengerikan ini, bantuan kemanusiaan dan relawan kemanusiaan tidak diizinkan memasuki Ghouta Timur dan membantu populasi sipil.

Berangkat dari keprihatinan ini, Hidayatullah Depok mendorong segenap murid untuk berempati dengan menyisihkan dananya untuk korban krisis Suriah tersebut.

Kegiatan seperti ini telah rutin digelar oleh Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, termasuk melakukan kegiatan penghimpunan donasi untuk bencana alam yang melanda di berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan perhimpunan dana tersebut digelar selama sepekan di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok yang diikuti oleh segenap murid SDI Integral Hidayatullah Depok, SMP, dan Madrasah Aliyah Hidayatullah Depok.

Adapun donasi yng sudah terkumpul diserahkan kepada Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) yang selanjutnya akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui jalur resmi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.(ybh/hio)

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply