Ustadz Abdurrahman Hakim Wakili Ponpes Hidayatullah Depok dalam Bimtek Model SPMI

 0
Ustadz Abdurrahman Hakim Wakili Ponpes Hidayatullah Depok dalam Bimtek Model SPMIby Yacong B Halikeon.Ustadz Abdurrahman Hakim Wakili Ponpes Hidayatullah Depok dalam Bimtek Model SPMIKepala Sekolah SD Integral Hidayatullah Depok, Ust Abdurrahman Hakim, mengikuti Bimbingan Teknis Siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (Bimtek SPMI) di satuan pendidikan Sekolah Model 2018 yang digelar di SDN 31 Sukmajaya, selama 3 hari mulai tanggal 27, hingga 28 Desember 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Depok. Seperti diketahui, dalam kaitannya dengan penjaminan mutu […]

Kepala Sekolah SD Integral Hidayatullah Depok, Ust Abdurrahman Hakim, mengikuti Bimbingan Teknis Siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (Bimtek SPMI) di satuan pendidikan Sekolah Model 2018 yang digelar di SDN 31 Sukmajaya, selama 3 hari mulai tanggal 27, hingga 28 Desember 2018 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Depok.

Seperti diketahui, dalam kaitannya dengan penjaminan mutu pendidikan, Pemerintah melalui Permendikbud Nomor 28 Tahun 2016 tentang Sistim Penjaminan Mutu Pendidikan melahirkan sebuah program bernama Sekolah Model.

Sekolah model dimaksudkan adalah sekolah yang dibina oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik dan berkelanjutan sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri pada sekolah tersebut.

Salah satu sekolah yang terpilih oleh LPMP sebagai sekolah model di Kota Depok adalah SD Integral Hidayatullah Depok.

Sejak tahun 2016, Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) di seluruh Indonesia menggulirkan satu program bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Program ini dilaksanakan dengan memilih beberapa sekolah tingkat SD, SLTP dan SLTA di seluruh Indonesia untuk menjadi sekolah model bagi pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, model artinya pola (contoh, acuan, ragam dan sebagainya) dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan. Jadi secara sederhana, model dapat dimaknai sebagi contoh atau acuan.

Sedangkan SPMI merupakan kepanjangan dari Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal. Sistem penjaminan mutu internal adalah system penjaminan mutu yang dilaksanakan secara mandiri oleh pihak sekolah.

Berdasarkan hal tersebut di atas, sekolah model SPMI dapat diartikan sebagai sekolah yang menjadi contoh atau acuan dalam sistem penjaminan mutu internal.

Definisi sekolah model menurut Buku Juknis Dikdasmen, adalah sekolah yang ditetapkan dan dibina oleh LPMP untuk menjadi sekolah acuan bagi sekolah lain di sekitarnya dalam penerapan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri; menerapkan seluruh siklus penjaminan mutu pendidikan secara sistemik, holistik, dan berkelanjutan, sehingga budaya mutu tumbuh dan berkembang secara mandiri serta memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya.

Sekolah model dipilih dari sekolah yang belum memenuhi SNP untuk dibina oleh LPMP agar dapat menerapkan penjaminan mutu pendidikan di sekolah mereka sebagai upaya untuk memenuhi SNP. Pembinaan oleh LPMP dilakukan hingga sekolah telah mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri.

Sekolah model dijadikan sebagai sekolah percontoan bagi sekolah lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya, sekolah yang diimbaskan ini selanjutnya disebut dengan sekolah imbas.

Dalam pelaksanaannya, LPMP akan memberikan pendampingan kepada calon sekolah model yang telah dipilih sampai sekolah tersebut mampu melaksanakan siklus pemenuhan mutu pendidikan internal secara mandiri.

Adapaun program pendampingan yang dilaksanakan LPMP umumnya terbagi kepada beberapa tahap antara lain: Bimtek Sekolah Model, di tiap kabupaten/kota yang terpilih menjadi pilot projek SPMI, pendampingan Tahap 1, pendampingan Tahap 2, penyusunan Potret Sekolah, di LPMP Propinsi, dan ekspose Sekolah Model di kabupaten dilanjutkan di tingkat pusat.

Puncak dari pendampingan program sekolah ini adalah ekspose/pameran yang dilaksanakan di tingkat kabupaten dan dilanjutkan di tingkat pusat.

Materi yang ditampilkan di ekspose sekolah model adalah; 1) Potret / Profil Sekolah Model, 2) Odner (map) yang berisikan dokumentasi kegiatan sekolah dalam pelaksanaan 5 siklus SPMI mencakup dokumen tertulis dan foto-foto kegiatan, 3) Foto-foto kegiatan pelaksanaan SPMI di sekolah, 4) Slide show kegiatan SPMI, 5) Baner, Pamplet, Newsletter, dll.

Program sekolah model ini tidak hanya dilaksanakan di tahun ini. Pada tahun 2017 LPMP akan melaksanakan program ini dengan lebih banyak lagi sekolah baik tingkat SD, SLTP maupun SLTA.*/

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply