Keharuan Orangtua dan Anak Tercintanya, Murid SMP Putri Hidayatullah Nikmati Suasana Ma’had

 0
Keharuan Orangtua dan Anak Tercintanya, Murid SMP Putri Hidayatullah Nikmati Suasana Ma’hadby Yacong B Halikeon.Keharuan Orangtua dan Anak Tercintanya, Murid SMP Putri Hidayatullah Nikmati Suasana Ma’hadPADA AWALNYA memang berat. Siapapun orangtua pasti sedih jika berpisah dengan orang yang dicintainya, pun demikian dengan sang anak. Tak heran, ketika mengantar anak-anak mereka ke komplek Pondok Putri Hidayatullah Depok, para orangtua khususunya ibu sukar menyembunyikan rasa haru dikala melepas anak-anaknya menuntut ilmu. Si ayah bukan berarti tak terbawa dalam suasana perpisahan yang sangat […]

PADA AWALNYA memang berat. Siapapun orangtua pasti sedih jika berpisah dengan orang yang dicintainya, pun demikian dengan sang anak. Tak heran, ketika mengantar anak-anak mereka ke komplek Pondok Putri Hidayatullah Depok, para orangtua khususunya ibu sukar menyembunyikan rasa haru dikala melepas anak-anaknya menuntut ilmu.

Si ayah bukan berarti tak terbawa dalam suasana perpisahan yang sangat emosional semacam itu. Ia pun sebenarnya menangis tapi dalam sepi, sunyi dan sembunyi. Bagaimana tidak, ia berpisah dengan anak perempuan kesayangannya. Lelaki memang selalu ingin terlihat kuat dan tegar. Tapi tetap saja, ia mewek. Manusiawi sekali.

Suasana kangen-kangenan itu pun masih sering terlihat walaupun para santri umumnya sudah mulai beradaptasi dengan lingkungan barunya. Misalnya, waktu menelepon orangtua di pekan kedua keberadaan santriwati SMP Integral Putri Hidayatullah menjadi pelepas rindu mereka kepada keluarga.

Namun, suasana menelepon Ahad sore itu berbeda dengan satu pekan sebelumnya yang dipenuhi dengan isak tangis ingin jumpa dan pulang ke rumah. Ahad sore, 28 Juli lebih banyak mereka isi dengan obrolan dan pesan makanan/cemilan, menandakan bahwa mereka telah merasa nyaman tinggal di ma’had.

Satu pekan pertama di ma’had yang dinamakan sebagai Pekan Penyambutan dan Perkenalan adalah waktu untuk mensosialisasikan peraturan-peraturan di ma’had untuk membangun kedisiplinan.

Di pekan tersebut, santriwati juga diajarkan tata cara ketika beribadah, di kamar tidur, di ruang makan, sampai di kamar mandi. Mereka diajarkan bagaimana menjadi pribadi muslimah yang baik dan menyenangkan. Pun bagaimana cara menjaga kebersihan badan.

Mayoritas santriwati menyukai masak-memasak, karenanya, di pekan ini ada kegiatan fun cooking. Menu yang diajarkan di pekan ini adalah membuat pisang goreng batam yang sedang hits.

Para pendidik ma’had juga memotivasi mereka untuk bersabar dalam menuntut ilmu dengan memutarkan video cara belajar anak-anak di Mauritinia dalam menghapal Al-Quran dan Hadits.

Pekan penyambutan dan perkenalan ditutup dengan “Hafl Quduum” atau pesta kedatangan, yaitu acara persembahan dari santriwati untuk para guru yang juga berisi harapan-harapan mereka selama menuntun ilmu di ma’had.

Kegiatan penutup masa orientasi ini adalah murni kreativitas santriwati. Ragam penampilan mereka persembahkan, dari hapalan Al-Quran, drama, puisi, hingga harapan-harapan yang mereka rangkai menjadi sebuah lagu.

Pekan kedua kehidupan di ma’had merupakan kehidupan sesungguhnya menjadi santri. Aktivitas belajar yang padat menjadikan sebagian santriwati kesusahan mengatur jadwal untuk kegiatan pribadi mereka. Sebagian dari mereka mulai menangis, rindu dengan kenyamanan yang mereka rasakan ketika berada di samping kedua orangtua.

Syukurnya keadaan “rindu rumah” tidak larut berkepanjangan. Pendampingan yang diberikan selama 24 jam membuat mereka segera tersadar bahwa lelah mereka tidak ada apa-apanya dibandingkan lelah dan letihnya kedua orangtua ketika mengasuh mereka. Tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perjalanan ulama dalam menuntut ilmu.

Kata-kata Imam Syafii dalam membangun kesabaran ketika menuntut ilmu menjadi pengingat yang terus diulang ketika mereka mulai mengeluh lelah.

Saat ini SMP Putri Hidayatullah Depok dipimpin oleh Ibu Sarah Zakiah, Lc, yang juga merupakan pegiat pendidikan Islam. Sebelumnya Ibu Sarah juga turut mengawal standar pemantapan mutu SD Integral Hidayatullah Depok.

Dengan ragam pengalaman panjangnya sebagai guru, memiliki jiwa keibuan, dan latar belakang pendidikan ma’had yang pernah lama digelutinya, SMP Putri Hidayatullah Depok dibawah kepemimpinan Ibu Sarah diharapkan menjadi lembaga pendidikan berkualitas dan semakin terdepan di Depok dan Indonesia secara umum. Insya Allah.[]

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply