Bijak Menyikapi Virus Corona

Bijak Menyikapi Virus Coronaby Administratoron.Bijak Menyikapi Virus CoronaOrang cerdas ternyata bisa panik juga kala berhadapan dengan virus Corona. Ini dibuktikan dengan maraknya masyarakat kota yang kini mengalami panic buying (kepanikan berbelanja) masker, yang menjadikan harga masker melambung lebih dari 100%. Padahal, jika ditinjau secara ilmiah, masker penutup mulut dan hidung itu belumlah memadai untuk benar-benar melindungi manusia dari ancaman virus Corona. Selain […]

Orang cerdas ternyata bisa panik juga kala berhadapan dengan virus Corona. Ini dibuktikan dengan maraknya masyarakat kota yang kini mengalami panic buying (kepanikan berbelanja) masker, yang menjadikan harga masker melambung lebih dari 100%.

Padahal, jika ditinjau secara ilmiah, masker penutup mulut dan hidung itu belumlah memadai untuk benar-benar melindungi manusia dari ancaman virus Corona.

Selain karena bahannya yang masih biasa dan karena itu mudah ditembuh partikel halus, masker yang diburu belum memiliki penyaring udara dan tidak menutupi mata.

Jika benar-benar mau safety harus menggunakan masker pelindung seluruh wajah model SGE 150 buatan perusahaan Italia, Mestel Safety yang telah menggunakan standar NATO dan memberikan perlindungan NBC alias nuklir, biologi, dan kimia.

Namun, kita tidak sedang membahas masker itu secara lebih jauh. Sikap bijak kita semua dalam menghadapi virus Corona, ini yang amat penting.

Pertama, tenang dan tidak panik. Sekalipun media terus mengupdate perkembangan virus Corona mulai dari yang terjangkit hingga korban, tetaplah bersikap tenang.

Tahan langkah untuk buru-buru resah apalagi meneruskan berita-berita yang kita sendiri belum yakin 100% kebenarannya. Lebih baik kita berusaha mengambil sikap tenang dan memilih sebarkan kebaikan bukan kepanikan.

Kedua, tetap waspada. Tenang bukan berarti abai. Tenang artinya sigap dan waspada. Penting langkah ini dilakukan. Namun jangan sampai jatuh cemas. Sebab kecemasan justru berdampak pada turunnya daya imunitas tubuh sendiri.

Ketiga, mengamalkan ajaran Islam berupa kebersihan, mulai dari wudhu dan lainnya. Artinya, selama rajin sholat apalagi menjaga wudhu insya Allah akan selamat.

Keempat, memperbanyak doa. Di antaranya doa supaya terhidar dari penyakit.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ ، وَالجُنُونِ ، والجُذَامِ ، وَسَيِّيءِ الأسْقَامِ

Allaahumma innii’auudzu bika minal baroshi wal junuuni wal judzaami wa sayyi il asqoom

“Ya Allah, Aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, gila, lepra dan keburukan segala macam penyakit.”

Kelima, amalkan sunnah kala bersin dengan mengucap “Alhamdulillah.” Dan, yang mendengar bersin itu mengucapkan, “Yarhamukallah.” Kemudian yang bersin menjawab lagi, “Yahdikumullah.”

Keenam, perbanyak mensucikan diri dengan berwudhu. Termasuk kala hendak tidur di malam hari dan sempurnakan dengan doa. Insya Allah virus Corona akan Allah jauhkan dari diri, keluarga, lingkungan dan masyarakat kita.

Demikianlah langkah-langkah bijak yang penting kita pahami dan jalankan agar tidak terkuras energi untuk hal-hal yang tidak jelas, tidak pasti, dan tentu saja sangat mungkin potensial merugikan diri sendiri.*

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Comments are closed.