Spirit Ust Abdullah Said dalam Mencetak Kader Visioner

 0
Spirit Ust Abdullah Said dalam Mencetak Kader Visionerby Abu Ilmiaon.Spirit Ust Abdullah Said dalam Mencetak Kader VisionerBertempat di Masjid Ummul Qurro Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Depok (8/6) Kajian Coffe Morning dilangsungkan dengan Pemateri Utama Ust. Drs. Wahyu Rahman. Untuk kesekian kalinya, kajian Coffe Morning yang berjalan sekali dalam dua pekan itu mengangkat tema “Spirit Ust. Abdullah Said dalam Mencetak Kader Visioner”. Ust. Drs. Wahyu Rahman yang juga Ketua Yayasan PPHD memaparkan […]
Ust. Abdullah Said, Pendiri Hidayatullah

Ust. Abdullah Said, Pendiri Hidayatullah

Bertempat di Masjid Ummul Qurro Kampus Pondok Pesantren Hidayatullah Depok (8/6) Kajian Coffe Morning dilangsungkan dengan Pemateri Utama Ust. Drs. Wahyu Rahman.

Untuk kesekian kalinya, kajian Coffe Morning yang berjalan sekali dalam dua pekan itu mengangkat tema “Spirit Ust. Abdullah Said dalam Mencetak Kader Visioner”.

Ust. Drs. Wahyu Rahman yang juga Ketua Yayasan PPHD memaparkan dalam penjelasannya bahwa Ust. Abdullah Said adalah sosok yang kharismatik. Keberadaannya memberikan daya tarik luar biasa bagi para aktivis dakwah.

“Beliau itu sungguh sangat kharismatik. Siapapun aktivis dakwah yang bertemu dengan beliau pasti akan tertarik untuk bergabung bersama beliau dengan dakwah yang lebih komprehensif,” paparnya.

Ust. Wahyu, begitu beliau akrab disapa menjelaskan bahwa dirinya yang kala itu aktif sebagai kader HMI Makassar langsung ikut tertarik dengan dakwah Ust. Abdullah Said.

“Saya sendiri sebagai aktivis HMI merasa sangat tertarik untuk bersama Ust. Abdullah Said berdakwah membangun Islam. Bagaimana tidak tertarik, hampir semua instruktur HMI kala itu sudah pernah bertemu dengan beliau dan menyatakan ingin bergabung,” kenangya.

Lantas, bagaimana pola Ust. Abdullah Said mencetak kader, Ust. Wahyu menjelaskannya dengan cukup rinci.

“Pertama, seluruh kader dikondisikan untuk menjadi yatim. Artinya, tidak boleh ada kesombongan, tidak boleh punya harapan apa pun kecuali hanya kepada Allah SWT. “Jadi hanya Allah, Allah, dan Allah, begitu seterusnya.

“Kedua, setiap kader diberikan amanah (tanggung jawab) untuk mengambil peran dalam proses dakwah maupun pembangunan kampus Hidayatullah di Gunung Tembak Balikpapan,” paparnya.

Ust. Wahyu pun melanjutkan, “Ketika itulah saya melihat bahwa Ust. Abdullah Said benar-benar luar biasa. Dari apa yang diucapkan, hampir semuanya telah dicontohkan. Jadi, beliau adalah sosok pempimpin yang antara kata dan perbuatan tidak ada pertentangan”.

“Jadi, sangat pantas kalau banyak kader terinspirasi oleh beliau dan menjalankan amanah dengan antusiasme dan komitmen tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, Ust. Drs. Nursyamsa Hadits menjelaskan bahwa cara Ust. Abdullah Said melahirkan kader visioner sungguh sangat sistematis.

“Beliau itu aktivis sejak muda. Jadi sangat mengerti betul, bagaimana melahirkan kader unggul dan bisa diandalkan. Beliau tidak akan menugaskan seorang kader kecuali dia telah melewati tahapan kadersiasi yang sangat berat di lembaga ini. Mulai dari pengikisan thaga (kesombongan dalam diri) sampai kemampuan berimprovisasi dalam tugas-tugas kelembagaan atau pun tugas dakwah,” terangnya.

“Oleh karena itu, beliau senantiasa menekankan para kadernya untuk menjadikan sholat sebagai media bermunajah kepada Allah dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Sebab, pada hakikatnya, kita tak punya kekuatan apa-apa. Hanya Allah yang Maha Kuasa. Maka, sering-seringlah memohon kepada-Nya. Nah, itulah yang diajarkan terus-menerus oleh Ust. Abdullah Said kepada para kadernya,” jelasnya.

“Belakangan barulah saya secara pribadi baru menyadari bahwa hanya dengan apa yang diajarkan oleh beliau itulah kita akan hidup indah dan bahagia,” terangnya.

Terakhir Ust. Nursyamsa yang juga anggota Dewan Syuro Hidayatullah itu berpesan demikian:

Dengan iman hidup menjadi terarah

Dengan ilmu hidup menjadi mudah

Dengan amal hidup menjadi maslahah

Dengan akhlak hidup menjadi indah

“Demikianlah hasil diskusi Coffe Morning pagi ini, semoga memberikan motivasi yang lebih kuat kapada kita semua untuk menapaktilas perjuangan Ust. Abdullah Said dalam membina kader membangun ummat,” tutup ketua penyelenggara kajian, Ust. Hafid Bahar, SE.

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply