Doá Ketika Berbuka Puasa yang Shahih

 0
Doá Ketika Berbuka Puasa yang Shahihby Admin3on.Doá Ketika Berbuka Puasa yang ShahihPondok Pesantren Hidayatullah Depok – Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, ampunan dan rahmat serta kasih sayang dari Allah SWT.  Diwajibkan kepada seluruh orang Islam yang beriman untuk melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan dengan tujuan agar menjadi orang-orang yang bertakwa. Sebagaimana yang difirmankan Allah SWT. dalam surah Al-Baqarah ayat 183: يٰٓـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ […]

Pondok Pesantren Hidayatullah Depok – Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan, ampunan dan rahmat serta kasih sayang dari Allah SWT.  Diwajibkan kepada seluruh orang Islam yang beriman untuk melaksanakan ibadah puasa pada bulan Ramadhan dengan tujuan agar menjadi orang-orang yang bertakwa.

Sebagaimana yang difirmankan Allah SWT. dalam surah Al-Baqarah ayat 183:

يٰٓـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا كُتِبَ عَلَيۡکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيۡنَ مِنۡ قَبۡلِکُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَتَّقُوۡنَۙ

Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. (Q.S. Al-baqarah:183)

Scan barcode untuk donasi program Ramadhan bersama Santri Penghafal Quran

Sebagaimana juga Rasulullah SAW sabdakan bahwa Islam ditegakkan dalam 5 perkara, salah satunya adalah melaksanakan puasa di bulan Ramadhan.

“Islam itu ditegakkan atas lima perkara, yaitu: Bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan kecuali Allah, dan bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah utusan Allah (syahadat), mendirikan salat, menunaikan zakat, berhaji ke Baitullah, dan berpuasa pada bulan Ramadan,” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Dalam bahasa Arab, puasa (الصوم) artinya mengekang atau menahan diri. Sedangkan pengertian istilahnya ialah menahan diri dari pembatal puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat berpuasa.

Dan bagi Ummat Islam yang menjalankan Ibadah Puasa, akan mendapatkan dua kebahagiaan yang dinajikan oleh Allah SWT.

“Bagi orang yang melaksanakan puasa ada dua kebahagiaan, kebahagiaan ketika berbuka, dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Rabbnya,”. Muttafaq ‘alaihi.

Rasulullah SAW. pun telah mengajarkan kita doá ketika memasuki waktu berbuka dan sebelum menyantap makanan. Membaca doa ini merupakan bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa seharian.

Berikut do’a buka puasa Ramadan yang shahih yang diriwayatkan oleh Abu Dawud:

“Kami mendapat riwayat dari Abdullah bin Muhammad bin Yahya, yaitu Abu Muhammad, kami mendapat riwayat dari Ali bin Hasan, kami mendapat riwayat dari Husein bin Waqid. Kami mendapat riwayat dari Marwan, yaitu Bin Salim Al-Muqaffa’, ia berkata bahwa aku melihat Ibnu Umar menggenggam jenggotnya, lalu memangkas sisanya. Ia berkata, Rasulullah bila berbuka puasa membaca, ‘Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insya Allah.”

Doa ini juga terdapat dalam buku Kumpulan Doa Mustajab Pembuka Pintu Rezeki, KH. Sulaeman Bin Muhammad Bahri:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Artinya: “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap insya Allah”

Terdapat juga beberapa hadis dan pendapat lain mengenai bacaan doa buka puasa. Berikut ini adalah bacaan doa puasa yang umum dibaca:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Artinya : “Ya Allah karenaMu aku berpuasa, denganMu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmatMu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih.”

Baik doa buka puasa Ramadan yang pertama maupun kedua dapat diamalkan. Anda bisa membaca satu dari dua doa tersebut.

Itulah bacaan doa buka puasa Ramadan yang shahih sesuai sunah Rasulullah SAW.

Related search

    No internet connection No internet connection

Related Posts

Leave a Reply