Kajian Kelembagaan Mitra Juang YPPH Depok: KH. Hamim Thohari Tekankan Aktualisasi Nilai dalam Kehidupan Kontemporer
Depok, — Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok menggelar Kajian Kelembagaan bertema “Aktualisasi Nilai-Nilai Hidayatullah dalam Konteks Kehidupan Kontemporer: Sebuah Refleksi Filosofis dan Praktis” pada Rabu, 30 Sya’ban 1447 H / 18 Februari 2026 di Masjid Ummul Quraa, Pondok Pesantren Hidayatullah Depok. Rabu,18/02/2026
Kajian yang disampaikan oleh KH. Drs. Hamim Thohari, M.Si, selaku Ketua Pembina Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, diikuti ratusan peserta yang terdiri dari guru, karyawan, pengurus, serta seluruh mitra juang di lingkungan yayasan.
Penguatan Nilai dan Visi Kelembagaan
Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana penguatan nilai-nilai kelembagaan Hidayatullah sekaligus refleksi filosofis dan praktis dalam menghadapi tantangan kehidupan kontemporer. Momentum ini juga menjadi ruang konsolidasi visi dan misi perjuangan pendidikan serta dakwah di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.
Dalam pemaparannya, KH. Hamim Thohari menegaskan pentingnya menjadikan sabar dan shalat sebagai fondasi kekuatan, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 153:
“Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat.”
Menurut beliau, sabar bukan sekadar menahan diri, tetapi kemampuan untuk mengendalikan tindakan impulsif, menunggu waktu yang tepat, serta memilih strategi terbaik dalam mencapai tujuan perjuangan.
Sabar sebagai Strategi Perjuangan
Dalam kajian tersebut, dijelaskan bahwa makna ash-shiyam (puasa) mengandung nilai pengendalian diri, peningkatan kesadaran iman, serta keteguhan dalam menghadapi ujian.
Beliau juga mencontohkan bagaimana Rasulullah SAW mengambil langkah-langkah strategis, seperti berkhalwat di Gua Hira, sebelum hijrah, dan dalam persiapan peperangan. Hal ini menunjukkan bahwa sesekali mengambil langkah mundur untuk mengumpulkan kekuatan adalah bagian dari strategi, bukan kelemahan.
KH. Hamim Thohari mengingatkan bahwa tindakan impulsif seperti mengambil keputusan tanpa pertimbangan matang atau berbicara tanpa menjaga perasaan dapat merugikan perjuangan bersama.
Mengutip QS. Ali-Imran ayat 200, beliau menegaskan pentingnya kesabaran kolektif:
“Bersabarlah kamu, kuatkanlah kesabaranmu, dan tetaplah bersiap siaga…”
Momentum Konsolidasi Mitra Juang
Kajian kelembagaan yang dimulai pukul 08.30 WIB ini berlangsung khidmat dan penuh antusias. Peserta mengikuti materi dengan serius, disertai sesi refleksi dan penguatan komitmen bersama.
Ust. Saihil Islam dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan visi seluruh civitas.
“Melalui kajian ini, kita diingatkan kembali bahwa perjuangan pendidikan dan dakwah harus dilandasi nilai iman, ukhuwah, dan profesionalitas. Semoga seluruh civitas semakin solid dan istiqamah dalam menjalankan amanah.”
Kesan Peserta
Azhar, salah satu staf kesekretariatan, menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan tersebut.
“Materi yang disampaikan sangat membuka wawasan saya tentang pentingnya visi dalam berjuang. Saya jadi lebih memahami peran kami sebagai bagian dari lembaga dan termotivasi untuk berkontribusi lebih baik lagi.”
Komitmen Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok
Melalui Kajian Kelembagaan ini, Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok menegaskan komitmennya dalam memperkuat integritas spiritual, soliditas ukhuwah, serta profesionalitas kerja dalam menghadapi dinamika zaman.
Kajian ini tidak hanya menjadi ruang refleksi, tetapi juga menjadi pijakan strategis untuk memastikan nilai-nilai Hidayatullah terus hidup dan relevan dalam kehidupan kontemporer.