greenberggrossllp.com

YPPH Depok

Haflah Nihaiyah Angkatan 25 SMP dan Angkatan 11 MA Hidayatullah Depok, Momen Haru Pelepasan Generasi Qurani

55 Santri Ikuti Prosesi Kelulusan dengan Tasmi’ Al-Qur’an dan Pesan Bekal Kehidupan dari Para Asatidz

Depok — Suasana haru, bangga, dan penuh khidmat menyelimuti Aula Sekolah Pemimpin MA Hidayatullah Depok dalam kegiatan Haflah Nihaiyah SMP Angkatan ke-25 dan MA Hidayatullah Depok Angkatan ke-11 yang diselenggarakan pada 07/06/2026. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah bagi para santri yang telah menuntaskan jenjang pendidikan mereka di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Sebanyak 25 santri SMP dan 30 santri MA resmi mengikuti prosesi kelulusan. Berbeda dengan acara wisuda pada umumnya, Haflah Nihaiyah kali ini diawali dengan Tasmi’ Al-Qur’an, yaitu ujian terbuka hafalan Al-Qur’an yang disaksikan oleh para guru, orang tua, dan tamu undangan.

Suasana semakin menegangkan ketika para wisudawan harus menjawab sambungan ayat, pertanyaan hafalan, serta berbagai pengujian Al-Qur’an yang diberikan langsung oleh para asatidz. Namun berkat pembinaan intensif dan serangkaian ujian internal yang telah dilaksanakan sebelumnya, seluruh rangkaian tasmi’ berlangsung lancar dan membanggakan.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan Al-Qur’an sebagai pondasi kehidupan.

Kepala Sekolah: Hari Ini Adalah Buah dari Perjuangan dan Kesungguhan

Kepala Sekolah MA Hidayatullah Depok, Ust. Amin Fawain, M.M., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur, bangga, dan haru atas capaian para santri yang telah menyelesaikan proses pendidikan dengan baik.

“Hari ini adalah hari yang membahagiakan sekaligus mengharukan bagi kita semua. Kami menyaksikan bagaimana ananda sekalian bertumbuh dari waktu ke waktu, belajar, berjuang, jatuh bangun dalam proses pendidikan hingga akhirnya sampai pada titik ini. Kelulusan ini bukan hanya tentang mendapatkan ijazah, tetapi juga tentang keberhasilan membentuk karakter, adab, dan kedekatan dengan Al-Qur’an.”

Beliau juga mengapresiasi perjuangan para orang tua yang selama ini telah membersamai proses pendidikan putra-putrinya.

“Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada kami. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan umat.”

Ketua YPPH Depok: Jaga Shalat, Adab, dan Bijak Bermedia Digital

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Ust. M. Ali Busyro, M.M., turut memberikan pesan dan nasihat kepada para wisudawan.

“Ananda sekalian hari ini boleh bergembira atas pencapaian yang telah diraih. Namun ingatlah bahwa perjalanan sesungguhnya baru akan dimulai. Ilmu yang kalian peroleh harus dibarengi dengan akhlak yang baik dan kedekatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

Beliau menegaskan pentingnya menjaga ibadah dan karakter di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Jagalah shalat lima waktu di mana pun kalian berada. Karena shalat adalah tiang agama dan benteng utama kehidupan seorang muslim. Jagalah adab kepada orang tua, guru, dan sesama manusia, karena kemuliaan seseorang tidak hanya dilihat dari ilmunya tetapi juga dari adabnya.”

Beliau juga mengingatkan para santri untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi digital.

“Gunakan gawai dan media sosial untuk hal-hal yang bermanfaat. Jadilah generasi yang cerdas memanfaatkan teknologi, bukan generasi yang diperbudak oleh teknologi. Isi ruang digital kalian dengan ilmu, dakwah, dan hal-hal positif yang mendekatkan diri kepada Allah.”

Wisudawan: Banyak Kenangan yang Tak Akan Terlupakan

Mewakili para wisudawan, Hasan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik dan membimbing selama belajar di pesantren.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi momen yang sangat berharga bagi kami. Banyak pelajaran, pengalaman, dan kenangan yang kami dapatkan selama belajar di MA Hidayatullah. Terima kasih kepada seluruh ustadz yang telah sabar membimbing kami. Semoga ilmu yang diberikan menjadi amal jariyah dan kami bisa menjaga nama baik almamater di mana pun berada.”

Sementara itu, Ismail mengaku tidak menyangka perjalanan pendidikannya di pesantren telah sampai pada tahap kelulusan.

“Rasanya campur aduk antara senang dan sedih. Senang karena berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi juga sedih karena harus berpisah dengan teman-teman dan para guru yang sudah seperti keluarga sendiri. Insya Allah kami akan terus berusaha menjaga hafalan, adab, dan nilai-nilai yang telah diajarkan di pesantren.”

Haflah Nihaiyah Angkatan 25 SMP dan Angkatan 11 MA Hidayatullah Depok menjadi penanda lahirnya generasi baru yang diharapkan mampu melanjutkan perjuangan dengan bekal ilmu, adab, dan nilai-nilai Al-Qur’an. Semoga para wisudawan senantiasa istiqamah dalam kebaikan serta menjadi generasi yang membanggakan umat dan bangsa. 

Makhfudz/HD Media