greenberggrossllp.com

YPPH Depok

Hijrah Dimulai dari Hati: Rumah Qur'an dan Majelis Qur'an An-Najm Peringati Tahun Baru Islam 1448 H Bersama Warga

Momentum Muharram Perkuat Silaturahim, Tanamkan Nilai Hijrah, dan Tumbuhkan Generasi Qurani

Depok — Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, Rumah Qur'an dan Majelis Qur'an An-Najm Pondok Pesantren Hidayatullah Depok menggelar Silaturahim dan Peringatan Tahun Baru Islam bertema "Dari Gelap Menuju Cahaya: Memaknai Makna Hijrah dalam Kehidupan Sehari-hari" pada Jumat (26/06/2026) di Aula Sekolah Pemimpin Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta tersebut diikuti oleh wali santri Rumah Qur'an, jamaah Majelis Qur'an An-Najm, serta masyarakat sekitar. Acara berlangsung dengan penuh kehangatan, kekeluargaan, dan nuansa religius sebagai momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperdalam makna hijrah di kehidupan sehari-hari.

Selain kajian keislaman, acara juga dimeriahkan dengan penampilan santri Rumah Qur'an yang mempersembahkan hafalan Al-Qur'an, praktik tajwid, serta sesi tanya jawab hafalan surah pendek yang langsung diuji di hadapan para jamaah. Penampilan tersebut mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari seluruh peserta yang hadir.

Ketua YPPH Depok: Anak Adalah Amanah yang Harus Dididik dengan Iman dan Akhlak

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Ust. M. Ali Busyro, M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan terbaik yang harus diberikan kepada anak adalah pendidikan iman dan akhlak.

"Anak-anak adalah amanah yang Allah titipkan kepada kita. Tugas kita bukan hanya membesarkan mereka, tetapi juga mendidik mereka dengan akhlakul karimah, menanamkan kecintaan kepada Al-Qur'an, membimbing ibadahnya, serta membiasakan adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari."

Beliau juga mengungkapkan rasa syukurnya melihat perkembangan para santri Rumah Qur'an yang telah menunjukkan kemampuan yang membanggakan.

"Alhamdulillah, hari ini kita menyaksikan bersama bagaimana ananda-anak kita sudah mampu menguasai hafalan Al-Qur'an, ilmu tajwid, fiqih , serta menunjukkan adab dan tata krama yang baik. Inilah buah dari pendidikan yang dibangun di atas nilai-nilai Al-Qur'an."

Mengakhiri sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya menjadikan pendidikan iman sebagai prioritas utama dalam keluarga.

"Sebagaimana firman Allah, 'Quu anfusakum wa ahlikum naaraa', jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka. Tidak ada bekal yang lebih berharga bagi anak-anak kita selain keimanan yang kuat dan akhlak yang mulia."

Ust. Abdul Rohim: Silaturahim Membuka Pintu Rezeki dan Memperpanjang Keberkahan Umur

Kajian pertama disampaikan oleh Ust. Abdul Rohim, M.M., dari Departemen Dakwah YPPH Depok. Dalam materinya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan silaturahim sebagai budaya hidup seorang muslim.

Menurut beliau, hubungan baik antarsesama bukan hanya mempererat persaudaraan, tetapi juga menjadi sebab datangnya keberkahan hidup.

"Silaturahim bukan sekadar saling berkunjung atau berjabat tangan. Lebih dari itu, silaturahim adalah upaya menjaga hati agar tetap saling mencintai karena Allah, saling mendoakan, saling membantu, dan saling menguatkan dalam kebaikan. Inilah yang akan menghadirkan keberkahan dalam kehidupan kita."

Beliau juga mengingatkan sabda Rasulullah ﷺ bahwa siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menjaga silaturahim.

"Jangan biarkan perbedaan pendapat atau persoalan dunia memutus hubungan persaudaraan. Sebab seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Ketika ukhuwah terjaga, maka kekuatan umat pun akan semakin kokoh."

Ust. Najibullah: Muharram Adalah Awal untuk Berubah Menjadi Lebih Baik

Kajian berikutnya disampaikan oleh Ust. Najibullah, M.M., selaku Penanggung Jawab Dakwah Umum YPPH Depok. Beliau mengajak seluruh peserta menjadikan datangnya Tahun Baru Islam sebagai momentum evaluasi diri sekaligus titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih baik.

"Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi berpindah dari kebiasaan buruk menuju kebiasaan yang diridhai Allah. Hijrah adalah perubahan hati, perubahan cara berpikir, perubahan akhlak, dan perubahan amal."

Beliau menjelaskan bahwa bulan Muharram merupakan waktu yang tepat bagi setiap muslim untuk memperbaiki kualitas ibadah dan memperbarui komitmen dalam menjalankan ajaran Islam.

"Kalau tahun kemarin kita masih lalai dalam shalat, maka tahun ini jadikan shalat sebagai yang utama. Kalau selama ini Al-Qur'an belum menjadi teman harian kita, maka Muharram adalah waktu terbaik untuk mulai lebih dekat dengan Al-Qur'an. Jangan menunggu sempurna untuk berubah, tetapi berubahlah agar Allah menyempurnakan langkah kita."

Di akhir kajiannya, beliau mengajak seluruh jamaah agar menjadikan hijrah sebagai perjalanan yang terus berlanjut sepanjang hayat.

"Orang yang berhasil adalah orang yang hari ini lebih baik daripada kemarin. Mari jadikan Tahun Baru Islam sebagai awal hijrah menuju pribadi yang lebih bertakwa, lebih bermanfaat, dan lebih dekat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala."

Peserta: Anak-Anak Lebih Berani Tampil, Kajiannya Sangat Menguatkan

Salah seorang peserta, Ibu Juwariyah, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut.

"Alhamdulillah acaranya sangat bagus. Anak-anak diberi ruang untuk tampil sehingga lebih percaya diri. Materi yang disampaikan para ustadz juga sangat menyentuh dan mudah dipahami. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan karena sangat bermanfaat bagi kami sebagai orang tua maupun untuk anak-anak."

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Hidayatullah Depok berharap semangat hijrah tidak hanya diperingati sebagai seremonial pergantian tahun, tetapi benar-benar menjadi gerakan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat.

Rep: Makhfudz/HD Media
Editor: Tim Humas YPPH Depok